Menstruasi atau yang biasa disebut dengan PMS (Pre Menstrual Syndrome) memang sering membuat banyak wanita merasa tidak nyaman. Mulai dari perubahan mood, nyeri perut, hingga rasa pegal yang tak kunjung hilang. Di tengah kondisi ini, muncul banyak pertanyaan, salah satunya adalah, apakah pms boleh minum es? Banyak yang bilang minum es saat PMS bisa memperparah gejala, tapi apakah itu benar? Yuk, kita kupas tuntas soal minum es saat PMS dan tips sehat lainnya di artikel ini! Liputan6 Tekno
Apa Itu PMS dan Gejala Umumnya?
PMS atau Pre Menstrual Syndrome adalah kumpulan gejala fisik dan emosional yang dialami beberapa hari hingga satu minggu sebelum menstruasi tiba. Gejala PMS beragam, mulai dari perubahan mood seperti mudah marah, sedih, hingga kecemasan, sampai gejala fisik seperti nyeri payudara, kembung, sakit kepala, dan kram perut.
Gejala PMS ini sangat bervariasi tiap wanita, ada yang ringan tapi ada pula yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, banyak yang mencari cara agar gejala ini bisa berkurang, salah satunya dengan mengatur pola makan dan konsumsi minuman, termasuk minum es.
Apakah Minum Es Saat PMS Berbahaya?
Sejauh ini, tidak ada bukti medis yang langsung mengatakan bahwa minum es saat PMS bisa berbahaya atau memperparah gejala. Jadi, secara umum minum es saat PMS boleh saja
Pertimbangan Umum Minum Es Saat PMS
- Sensasi dingin dan kram perut: Beberapa wanita mengaku ketika minum minuman dingin atau es saat menstruasi, kram perut terasa lebih nyeri. Hal ini mungkin karena suhu dingin menyebabkan kontraksi otot di sekitar perut semakin terasa.
- Kondisi tubuh berbeda-beda: Setiap wanita memiliki toleransi yang berbeda terhadap makanan dan minuman dingin, termasuk minum es. Jika kamu merasa tidak nyaman atau nyeri bertambah setelah minum es, lebih baik menghindarinya.
- Hindari minuman es yang terlalu manis: Minuman es kemasan dengan kadar gula tinggi dapat memicu peradangan dalam tubuh dan memperparah gejala PMS seperti kembung dan mood swing.
Dengan kata lain, selama kamu merasa nyaman dan tidak mengalami gejala tambahan setelah minum es saat PMS, tidak ada alasan untuk menghindarinya secara ketat.
Manfaat dan Risiko Minum Es Saat PMS
Manfaat Minum Es
- Menghilangkan rasa haus dan menyegarkan: Pada saat PMS, tubuh kadang juga mengalami dehidrasi ringan akibat perubahan hormon. Minum es bisa menyegarkan tubuh dan membantu menghilangkan rasa haus.
- Efek menyenangkan secara psikologis: Rasa dingin dari es memberikan efek segar yang bisa sedikit mengurangi stress dan ketegangan saat PMS.
Risiko Minum Es Saat PMS
- Kram perut memburuk: Seperti dijelaskan sebelumnya, suhu dingin bisa menyebabkan kontraksi otot di area perut sehingga memperparah kram pada beberapa wanita.
- Gangguan pencernaan: Minuman dingin kadang menyebabkan perut kembung atau sensasi tidak nyaman pada sistem pencernaan bagi sebagian orang.
- Efek gula berlebih: Jika es yang diminum mengandung banyak gula, bisa menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang mempengaruhi mood dan energi selama PMS.
Tips Pola Makan dan Minum yang Baik Saat PMS
Selain memperhatikan apakah boleh minum es, kamu juga perlu tahu pola makan dan minum sehat untuk mengurangi gejala PMS. Berikut tips yang bisa kamu coba:
Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi
- Makanan tinggi magnesium: Magnesium membantu mengurangi kram otot. Contohnya kacang-kacangan, pisang, dan bayam.
- Makanan tinggi vitamin B6: Vitamin B6 dapat meredakan perubahan mood, seperti ayam, ikan, dan kentang.
- Makanan tinggi kalsium: Kalsium terbukti mengurangi nyeri dan kembung saat PMS, seperti susu rendah lemak dan yogurt.
Perhatikan Asupan Cairan
- Minum air putih cukup: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk mengurangi kembung dan membantu metabolisme.
- Hindari kafein dan alkohol: Karena bisa membuat gejala PMS makin buruk seperti kecemasan dan susah tidur.
- Minum jahe atau teh herbal hangat: Bisa membantu meredakan nyeri perut dan membuat tubuh lebih rileks.
Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Dingin Jika Tidak Nyaman
Kalau kamu merasa minum es membuat kram perut atau gejala PMS lain bertambah parah, lebih baik kurangi atau ganti dengan minuman suhu ruang atau hangat. Dengarkan tubuhmu sendiri dan cari yang paling nyaman.
Kesimpulan: Apakah PMS Boleh Minum Es?
Secara umum, minum es saat PMS boleh dilakukan selama kamu merasa nyaman dan tidak memperburuk gejala yang dialami. Minuman dingin memang punya risiko menimbulkan kram perut lebih sakit bagi sebagian wanita, tapi tidak semua orang mengalami hal ini. Kuncinya adalah mengenali respons tubuh dan memilih minuman sehat. Selain itu, perhatikan juga pola makan bergizi dan hidrasi yang cukup agar PMS dapat ditangani dengan lebih baik.
FAQ Seputar Minum Es Saat PMS
1. Apakah minum es saat PMS menyebabkan kram perut lebih parah?
Minum es kadang bisa memperparah kram perut bagi sebagian wanita karena suhu dingin dapat memengaruhi kontraksi otot di sekitar perut. Jika kamu merasakan hal ini, sebaiknya kurangi konsumsi es saat PMS.
2. Apakah minum es saat PMS bisa mempengaruhi mood?
Minum es tidak langsung mempengaruhi mood saat PMS, tapi jika minuman tersebut tinggi gula, bisa menyebabkan fluktuasi gula darah yang berdampak pada perubahan mood.
3. Apa minuman yang disarankan saat PMS selain air putih?
Teh herbal hangat seperti jahe atau chamomile sangat disarankan karena dapat membantu meredakan nyeri dan membuat tubuh lebih rileks selama PMS.
4. Bagaimana cara mengatasi nyeri PMS selain mengatur minuman?
Selain pola makan dan minuman, olahraga ringan seperti berjalan atau yoga, dan istirahat yang cukup juga efektif membantu mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan saat PMS.
5. Apakah semua wanita harus menghindari es saat PMS?
Tidak semua wanita perlu menghindari es saat PMS. Jika tidak ada keluhan setelah minum es, tidak masalah untuk tetap mengonsumsinya. Penting untuk mengetahui respon tubuh masing-masing.